Manfaat Air
Putih Bagi Kesehatan
Air minum adalah air yang digunakan
untuk konsumsi manusia. Menurut departemen kesehatan, syarat-syarat air minum
adalah tidak berasa, tidak berbau, tidak berwarna, tidak mengandung mikroorganisme yang
berbahaya, dan tidak mengandung logam berat.
Air minum adalah air yang melalui proses pengolahan ataupun tanpa proses
pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung di minum
(Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 907 Tahun 2002).
Manfaat
Air Putih
Tidak hanya untuk pelepas dahaga, air putih atau air
minum menyimpan banyak sekali manfaatnya, baik untuk kesehatan maupun untuk kecantikan.
Berikut beberapa manfaat yang didapat dari mengkosumsi air putih dengan baik:
1.
Selalu Tampil Awet Muda. Faktanya, minum
air putih di pagi hari sangat efektif membuang dan membersihkan racun yang
berada di darah melalui keringat dan urine. Sehingga tubuh akan lebih sehat dan
segar sepanjang hari.
2. Peremajaan Otot Dan Sel-Sel Darah Anda. Minum air putih di pagi hari bermanfaat untuk memperbaharui organ otot serta seluruh sel darah di tubuh.
3. Penyeimbang Sistem Getah Bening. Saat sistem getah bening dapat bekerja dengan optimal, maka tubuh akan memiliki kekuatan lebih untuk melawan infeksi yang dapat menganggu kualitas kesehatan tubuh yang anda miliki.
4. Memperlancar Buang Air Besar. Bagi seseorang yang mengalami sembelit atau susah buang air besar di pagi hari, maka sebaiknya minum air putih saat bangun tidur yang mana bertujuan untuk membantu melancarkan buang air besar tersebut.
5. Mengontrol Berat Badan Tubuh. Berat badan yang ideal merupakan impian setiap orang. Bagi anda yang ingin menyesuaikan berat badan yang proporsional, maka mulailah mencukupi kebutuhan air putih di pagi hari.
6. Miliki Usus Besar Yang Sehat. Usus besar merupakan salah satu organ di sistem pencernan kita. Dengan minum air putih di pagi hari. akan berdampak positif untuk kesehatan usus besar. Sehingga penyerapan nutrisi makanan dapat berjalan dengan baik pula.
7. Organ Ginjal Yang Lebih Sehat. Mencukupi kebutuhan asupan air putih di pagi hari dapat membantu meringankan kerja organ ginjal sekaligus menjaga kesehatan organ ginjal tersebut.
Apasih bahaya kuragnya minum air putih?
Yup, sedikit curhat nih guys, sky pernah masuk rumah
sakit gara-gara ngerasain sakit perut diabagian kiri bawah, sakitnya super
banget pokoknya, sampe guling-guling dikasur gara-gara gak kuat nahan sakit
perutnya. Setalah ngejalanin pemeriksaan ternyata kata dokter sih infeksi
kandung kemih gitu, dan jumlah bakteri yang nyebabin infeksinya itu kira-kira
18000, padahal kata dokter untuk ukuran normal orang maksimal terkena bakteri
sekitar 10000 untuk ukuran normalnya sendiri itu 8000 (kalo gak salah inget), dokter
bilang salah satu infeksi kandung kemih ini disebabin karena kurangnya air
putih nih guys, dan alasan lainnya adalah seringnya nahan buat buang air kecil
-.-“. Setelah diinget-inget ulang sih sky emang sering banget kalo berobat
karena sakit pasti dokternya bilang “dehidrasi”. So ya kita balik ke topic, sky
mau bagiin nih beberapa dampak yang
bakalan kalian terima kalau kurang mengkonsumsi air putih nih.
1. Kekurangan Garam dan Cairan Tubuh
Kurang mengkonsumsi air putih dapat menyebabkan
tubuh kekurangan garam dan cairan. Jika hal ini terjadi, maka tubuh tidak bisa
berfungsi dengan baik sehingga menyebabkan munculnya gejala-gejala mulai dari
yang ringan hingga berbahaya.
2. Terserang Dehidrasi
Apabila seseorang tidak mengkonsumsi air utamanya
air putih selama latihan, bekerja berat, ataupun hal lainnya, maka tubuh bisa
mengalami dehidrasi yakni kondisi dimana cairan dalam tubuh tidak tercukupi.
Bagi orang tua, penurunan rasa haus akan rentan terjadi selama proses penuaan
sehingga para orang tua biasanya akan mengalami masalah yang berhubungan dengan
dehidrasi. Adapun gejala dehidrasi diantaranya adalah hilangnya nafsu makan,
kulit mengalami kekeringan, sakit kepala hingga merasa lemas dan cemas.
3. Menyebabkan Beberapa Gejala Hingga Kematian
Dehidrasi yang disebabkan oleh kekurangan cairan
akibat kurang minum air putih, dapat menyebabkan beberapa gejala seperti
:
·
Haus,
·
Mulut dan tenggorokan kering,
·
Sakit kepala,
·
Pusing,
·
Kelaparan,
·
Mengantuk,
·
Detak jantung yang tidak beraturan,
·
Warna urine yang gelap,
·
Panas,
·
hingga gejala berat seperti halusinasi
hingga kematian.
3. Kurang Minum Mengganggu Fungsi Otak
Kekurangan cairan yang menyebabkan dehidrasi, bisa
membuat seseorang mengalami gangguan fungsi otak seperti kehilangan konsentrasi
hingga gampang lupa. Hal ini terjadi karena kurangnya asupan oksigen yang
mengalir ke otak. Akibatnya, sel-sel otak menjadi tidak berkembang bahkan tidak
aktif hingga menciut dan akhirnya seseorang menjadi lemot, tidak konsentrasi
dan gampang lupa.
4. Mengakibatkan Rusaknya Lapisan Perut
Masalah pencernaan seperti mulas dan sembelit
merupakan masalah yang biasa terjadi pada setiap orang. Agar dapat mengurangi
masalah pencernaan tersebut, maka air putihlah yang merupakan salah satu solusi
untuk mengatasinya karena mampu mencukupi asupan air dalam saluran pencernaan.
Dan dengan asupan air yang cukup ini, lapisan dinding perut dapat
mempertahankan ketebalannya utuk mencegah masalah perut ditambah dengan
kandungan bikarbonat yang mampu melindunginya dari asam lambung. Bisa
dibayangkan jika ketebalan lapisannya berkurang karena kurang minum air, maka
lapisan ini bisa mengakibatkan kerusakan hingga parah.
5. Terkena Radang Sendi
Pada umumnya, air pada tulang rawan persendian
memiliki kadar kurang lebih 80%. Asupan air yang cukup, mampu membuat permukaan
tulang rawan tetap halus dan membuat pergerakan tubuh menjadi lebih mudah
karena tetap terlumasi hingga dapat mengurangi nyeri karena arthritis. Jadi
ketika seseorang kurang minum air putih, maka pelumasan sendi bisa berkurang
hingga terjadi gesekan yang besar. Akibatnya, fungsi dari sendi ini akan
menurun dengan cepat dan menimbulkan arthritis atau radang sendi.
6. Terserang Tekanan Darah Tinggi
Tekanan darah tinggi dapat menyerang seseorang jika
asupan airnya kurang. Hal ini terjadi karena kurangnya air bisa menyebabkan
beberapa pembuluh kapiler tertutup. Sehingga, jantung yang terus berusaha keras
untuk memompa darah, pada akhirnya hanya membuat pergerakan darah menjadi
terbatas. Selain itu, jika pembatasan aliran darah terjadi pada ginjal karena
kekurangan air, maka hal ini dapat membuat tekanan darah menjadi lebih tinggi
karena reaksi yang diberikan terhadap pembuluh darah dan arteri.
7. Memburuknya Kondisi Kulit
Kondisi kulit bisa menjadi lebih buruk jika kadar air
kurang hingga menyebabkan dehidrasi. Hal ini terjadi karena resistensi dan
fungsi enzim tidak mampu bekerja dengan baik sehingga menyebabkan kulit menjadi
kering dan kasar akibat struktur lapisan kulit luarnya memburuk.
8. Mengalami Masalah Pada Ginjal
Sesungguhnya bukan hanya karena alasan haus yang
menjadikan seseorang akhirnya meminum air putih. Banyak alasan penting lainnya
yang membuat seseorang harus meminum air putih walaupun dalam keadan tidak
haus. Dan hal tersebut memang sangat diharuskan agar tidak mengalami masalah
pada ginjal. Sebab, ginjal merupakan organ penting dalam tubuh yang memiliki
fungsi untuk menyaring racun dalam darah dari hasil metabolisme sehingga darah
akan menjadi bersih dan bisa didistribusikan ke seluruh tubuh.
Oleh karena itu, tubuh jangan sampai kekurangan
cairan sebab jika hal itu terjadi, maka ginjal akan bekerja lebih keras dan
akhirnya sisa kotoran akan menumpuk di ginjal karena tidak bisa dikeluarkan
oleh sistem kemih dengan baik. Walaupun sebenarnya tidak merasa haus, namun
ketika urin yang dikeluarkan memiliki warna yang keruh, maka air putih harus
segera diminum. Sebab, urin yang keruh merupakan salah satu ciri bahwa tubuh
sangat membutuhkan air sesegera mungkin.
9. Terkena Infeksi Kandung Kemih
Kurang minum air putih dapat membuat seseorang
terkena infeksi kandung kemih. Gejala-gejalanya bisa berupa meningkatnya suhu
badan, tidak dapat menahan buang air kecil, nyeri saat buang air kecil dan
nyeri tekan pada tulang kemaluan. Terkadang jika parah, seseorang bisa mengaluarkan
darah saat buang air kecil. Dengan meminum air putih, maka bakteri akan mudah
keluar dari saluran kemih dan resiko infeksi kandung kemihpun dapat berkurang.
10. Penambahan Berat Badan
Kurang meminum air putih dapat menambah berat badan
apalagi jika disertai dengan memakan makanan dalam takaran yang banyak. Oleh
karena itu meminum air putih sangat diharuskan agar kebutuhan cairan tubuh
terpenuhi, sehingga metabolisme tubuh dapat bekerja dengan baik dan berat badan
bisa mengalami penurunan.