Jumat, 30 Juni 2017

SOFTSKILL: Tauge (Kecambah Kacang Hijau)

Tauge (Kecambah Kacang Hijau)



Tauge atau Toge, merupakan salah satu sayuran yang biasa digunakan oleh orang-orang asia. Tauge bisanya sering dijumpai dalam beberapa macam hidangan khas china, namun tauge juga digemari oleh orang-orang Indonesia. Biasanya, tauge dimasak secara ditumis namun ada juga beberapa orang yang suka dengan olahan tauge yang direbus.
Mengenal lebih jauh seputar tauge, toge (tauge) adalah sayuran yang merupakan tumbuhan muda yang baru saja berkecambah dan dilindungi dari cahaya. Kata tauge sendiri adalah serapan dari dialek Hokkian, istilah Mandarin-nya adalah douya yang secara harfiah berarti kecambah kacang-kacangan, umumnya berasal dari kacang hijau dan sering disajikan dalam menu makanan dari Asia Timur.
Tauge segar sangat kaya akan vitamin E, dan merupakan menu yang sangat dianjurkan untuk dikonsumsi. Dengan mengonsumsi tauge, tubuh akan terobati dan tercegah dari kekurangan vitamin E, dan juga jika diteliti lebih lanjut kecambah/toge/tauge kacang hijau juga merupakan sayuran bergizi stabil. Menurut hasil analisa, kecambah/toge/tauge mengandung protein, lemak, karbohidrat, berbagai macam vitamin, serat, karotena, asam nitrat, fosfor, zat besi dan mineral.
Melacak sejarah taoge, kita harus melihat 5.000 tahun ke belakang. Menurut publikasi International Sprout Grower Association (perkumpulan petani taoge sedunia), pada masa itu taoge sudah diresepkan para tabib China, baik sebagai makanan kesehatan maupun obat.
Pelaut ulung James Cook, dalam penjelajahannya dari Eropa hingga Selandia Baru selama tiga tahun, membawa bekal pangan antiskorbut, agar para awaknya tidak terkena radang gusi dan penyakit infeksi. Selain jeruk lemon, yang kala itu dipercaya sebagai sumber vitamin C andalan, Cook membawa biji-bijian dan kacang-kacangan.
Setelah dikecambahkan, taoge itulah satu-satunya sayuran segar yang mereka santap selama berlayar. Jadi sukses Cook memerangi radang gusi yang saat itu lazim dialami pelaut, bukan semata jasa jeruk, karena dalam taoge justru tersimpan lebih banyak vitamin C. Berikut beberapa macam manfaat toge:
1. Kecantikan Kulit
Bagi Anda para wanita yang ingin tampil cantik secara alami, tauge ialah salah satu bahan yang harus digunakan. Karena kecambah ini dapat digunakan untuk beberapa hal, seperti menghilangkan jerawat dan bekasnya, menghaluskan kulit wajah dan tangan serta meremajakan kulit, menghilangkan noda-noda hitam pada wajah dengan adanya pergantian sel-sel baru pada kulit wajah, juga dapat menyuburkan rambut serta menjaga kesehatan rambut, dan melangsingkan tubuh. Tauge merupakan salah satu sayuran yang mengandung anti-oksidan yang kuat. Baiknya, tauge dikonsumsi mentah, namun kamu juga bisa menyiramnya dengan air panas kalau tidak suka mentah.
2. Mencegah Kanker
Proses mеnjаdі tоgе tеlаh menguraikan 90% rаntаі оlіѕаkаrіdа menjadi karbohidrat ѕеdеrhаnа, ѕеhіnggа ѕеnуаwа tеrѕеbut mudah sekali dіѕеrар tubuh, tаnра menghasilkan gаѕ. Karena banyak mengandung serat dan air, taoge membantu pengeluaran kotoran dalam usus besar sehingga tidak memberi kesempatan karsinogen (zat-zat penyebab kanker) menempati di dinding usus yang menyebabkan kanker usus besar. Penelitian di AS menunjukkan, pria yang banyak makan bahan makanan yang mengandung coumestrol yang terdapat pada taoge, jarang terkena kanker prostat.
3. Manfaat tauge untuk mеmbаngkіtkаn sіѕtеm kеkеbаlаn tubuh.
Sароnіn Tauge juga bisa mеmbаngkіtkаn ѕіѕtеm kekebalan tubuh, yaitu dengan саrа mеnіngkаtkаn аktіvіtаѕ ѕеl реmbuluh аlаmі (natural killer сеll), khuѕuѕnуа ѕеl T-limfosit dаn interferon. Sеlаіn ѕаrаt DNA, tоgе kaya akan zаt antioksidan уаng membentengi tubuh dаrі rаdіkаl bеbаѕ perusak sel DNA. Selain itu, vitamin C yang juga dikandung di dalamnya juga memiliki fungsi hampir serupa, yakni untuk menjaga daya tahan tubuh kita agar tetap fit dalam menjalani aktivitas sehari – hari dan mempercepat proses regenerasi atau penyembuhan pada sel.
4. Untuk menguatkan tulang dan pertumbuhan otot.
Kandungan coumestrol yang merupakan estrogen alami berfungsi sama dengan esterogen sintetis tapi lebih baik karena tidak memiliki efek samping. Estrogen dalam taoge dapat meningkatkan kepadatan tulang, susunan tulang, dan mencegah pengeroposan tulang (osteoporosis). Kandungan protein yang sangat tinggi dalam toge sangat penting untuk peningkatan massa otot dan membantu selama proses pembentukan otot dalam tubuh.
Selain memiliki cita rasa yang unik dan berbagai macam manfaat yang baik, toge sangat mudah untuk dibudidayakan sehingga biasanya budidaya toge ini biasa dilakukan bagi orang-orang yang memang berkecimpung didunia ekonomi perdagangan, namun juga biasanya dilakukan oleh orang-orang yang penasaran atau tertarik akan budi daya toge itu sendiri. Berikut proses atau cara menanam atau membudidayakan toge:
1. Media Penanaman Toge
Jika ingin mempelajari mengenai budidaya Toge, yang perlu diketahui pertama kali ialah media yang akan digunakan. Umumnya, orang mengalami kesulitan disaat memilih media penanaman dan juga teknik budidaya dari tanaman Toge ini. Alasannya ialah karena tanaman Toge bisa menyesuaikan dengan kondisi lahan baik itu panas maupun dingin. Tapi untuk memaksimalkan pertumbuhan, media penanaman bisa dilakukan dirumah kaca atau bisa juga dengan media botol dengan menggunakan kapas atau baki.
2. Bahan dan Alat dalam Budidaya Toge
Biasanya media penanaman yang mudah digunakan ialah dengan menggunakan baki karena berkenaan juga dengan aspek fleksibilitas. Selain itu juga karena cara tanam media diluar ruangan bisa mengakibatkan tingkat kegagalan tinggi terutama pada faktor cuaca. Yang pertama disiapkan untuk budidaya Toge indoor ialah 1 baki yang berukuran sedang atau bisa juga disesuaikan dengan keperluan penanaman toge. Kemudian beberapa kapas yang digunakan sebagai alas dari baki sebagai tempat berkembangnya kecambah. Dan jangan lupa untuk menyiapkan kacang hijau serta air yang secukupnya.
3. Pemilihan Bibit Toge
Hal terpenting dalam budidaya tanaman ialah bibit yang berkualitas. Untuk ciri dari bibit Toge berkualitas ialah mengenai warna dari bibit itu sendiri. Pastikan memilih bibit yang berwarna mengkilat atau bisa juga keruh karena keduanya mempunyai kualitas yang sama baiknya. Namun pastikan juga warna hijau pada bibit merata dan tanpa ada yang berwarna kecoklatan maupun yang telah busuk.
4. Proses Kultivasi Toge
Langkah selanjutnya ialah proses kultivasi. Sebelum melakukan proses ini, terlebih dahulu bibit Toge dilakukan pencucian dan merendam bibit selama 24 jam. ganti air yang telah berbusa dengan yang baru saat proses perendaman dilakukan. Lalu anda siapkan baki dengan menempatkan kapas secara menyeluruh dibagian baki itu kemudian siram dengan air supaya kapas menjadi basah. Masukkan bibit dengan jarak yang jarang agar proses pertumbuhan menjadi lebih maksimal. Setelah itu, tempatkan baki dibawah sinar matahari dengan memastikan kapas selalu basah selama proses kultivasi dan juga pemeliharaan.
5. Panen Kecambah Toge
Hal yang perlu diperhatikan dalam proses kultivasi tanaman Toge ialah proses panen dimana Waktu yang diperlukan untuk memanen kecambah toge biasanya 3 hari atau tergantung pada kualitas kultivasi dan juga bagaimana pemeliharaan Toge itu sendiri. Umumnya orang mengkonsumsi Lsendiri hasil panen Toge atau dapat juga dijual kepasar.

Berdasarkan hasil diskusi kelompok, maka kelompok memutuskan untuk menanam tauge karena proses penanamannya yang mudah dan tauge juga memiliki banyak manfaat. Bahan-bahan yang dibutuhkan dalam menanam tauge adalah kapas, biji kacang hijau, air, dan papan kayu yang digunakan sebagai wadah. Berikut adalah proses dalam penanam tauge yaitu,
1.      Mencuci kacang hijau sampai bersih, karena apabila tidak bersih tauge yang dihasilkan agar kecoklatan.
2.      Merendam kacang hijau semalam.
3.      Letakkan kapas diwadah (papan kayu)  , basahkan dengan air jangan sampai menggenang.
4.      Letakkan beberapa biji kacang hijau diatasnya, jarak antara biji kacang hijau jangan terlalu dekat.

5.      Letakkan wadah biji kacang hijau ditempat yang tidak terkena sinar matahari langsung, sebisa mungkin ditaruh ditempat yang minim cahaya atau gelap.
6.      Siram sebanyak 3 sampai 5 kali sehari
Berikut adalah hasil panen dari penanaman biji kacang hijau.


Source:


Tidak ada komentar:

Posting Komentar